Degradasi Moral

Share on facebook
Share on twitter
Share on google
Share on linkedin
moral

Berhari-hari dan berbulan-bulan bangsa ini masih dirundung permusuhan. Kata-kata kasar yang menusuk hati, tuduhan-tuduhan yang tak faktual dan pernyataan-pernyataan dusta terus berhamburan di banyak ruang. Emosi-emosi destruktif begitu mudah meledak, bukan hanya di tempat-tempat umum yang profan, melainkan juga di ruang-ruang peribadatan yang dimuliakan dan sakral. Konon tak sedkit tali persahabatan dan persaudaraan perlahan-lahan merenggang.

Esok dan lusa saat hari H menjelang, situasi ini konon akan makin meluas dan tajam. Kita akhirnya hanya berharap dan berdoa kepada Tuhan agar segera meredakan situasi jiwa ini.

Seorang sahabat bertanya mengapa ini terjadi? Pertanyaan ini tidak mudah dijawab. Terlalu banyak faktor yang menciptakannya. Pada ujungnya ia bersifat moral. Dengan kata lain ada degradasi moral yang menurun begitu tajam.

Dan aku begitu terkesan dengan kajian Karen Armstrong, saat ia mengatakan :

“Penyebab konflik biasanya adalah ketamakan, kebencian dan ambisi. Tetapi dalam upaya untuk menseterilkannya, emosi-emosi yang memperturutkan nafsu sendiri ini kerap dibungkus dalam retorika agama. Begitu banyak penyalahgunaan agama belakangan ini”.

13.01.19
HM

Related Posts

Populer